Iklan

Maafku Pada Sahabatku

Related image

Lolos moderasi pada: 15 June 2016


Sudah dua hari ini aku, agnes dan juga julfa tidak pernah berkomunikasi dan itu membuatku sangat kesal apalagi mereka duduk di belakangaku dan selalu menjelek-jelekkan aku dan safa..Sedih rasanya ketika kebahagiaan ku bersama sahabatku direngut paksa oleh ego dari diri kita masing-masing, masalah ini bermula pada saat temanku menanyakan sesuatu, tetapi aku menjawabnya dengan kebohongan bukan karena aku seorang pembohong melainkan pada saat itu bulan april, yah.. Meskipun bukan tanggal satu april tapi boleh dong aku sekali-kali mengadakan april mop selain tanggal satu april.
Tetapi ternyata temanku malah marah denganku kini.. Aku hanya berteman dengan satu teman yaitu safa dan temanku yang aku bohongi itu adalah agnes dan julfa mereka orangnya sebenarnya humoris tetapi kalau sedang serius kadang pula mereka serius.
“Huhh.. Tukang bohong enaknya diapain yah jul” kata itulah yang terlontar dari mulut agnes yang pasti tertuju padaku dan itu sangat membuatku sedih.. Hingga tak terasa aku menitikan air mata dengan seiringnya perkataan agnes dan julfa di belakangaku.
“Nay.. Kamu kenapa? Kok nangis?” tanya safa padaku yang melihat diriku menangis.
Aku tidak menjawab dan aku hanya terdiam dalam tangisku.
Hari ketiga aku pun masih mendapatkan kata-kata pedas itu hingga pada malam hari aku menyatakan sesuatu di sosial mediaku.
“Assalamu’alaikum agnes? Agnes kamu marah yah sama aku? Kok gak ngomong-ngomong sama aku? Terus kalau emang kamu marah aku ngertiin kamu kok.. Tapi aku cuman bohong bohongan kok, gak serius aku cuman mau ngadain april mop ajah.. Yah, walaupun udah kelewat sih tapi intinya aku cuman mau minta maaf ajah sama kamu dan sama si julfa karena aku gak mau hubungan silaturrahmi kita terputus hanya karen keegoisan dari kita masing-masing dan aku ingin semoga esok hari kamu tersenyum dan menyapa aku layaknya seperti pada saat kita masih berteman dengan komunikasi yang baik” begitulah isi dari pernyataanku pada agnes di sosial media yang aku kirim ke kronologi agnes
Setelah beberapa menit masih belum ada balasan, jadi mending aku liat tv aja, tetapi bukannya terhibur aku malah nambah nangis karena acara televisi yang aku lihat sedih banget dan apalagi tentang persahabatan.. Dan akhirnya aku sudahi melihat acara televisi itu.
Lalu aku pun membuka sosial mediaku dan ternyata masih belum ada jawaban dari permintaan maafku aku pun mencoba untuk chat agnes yang berisi permohonan maaf tetapi tetap saja nihil.. Hasilnya sama saja tak dijawab.
Malam ini pun menjadi malam kelabu yang membuat aku semakin sedih aku benar-benar tulus dengan persahabatan kami, tetapi balasan yang mereka berikan padaku tak seimbang dengan apa yang aku lakukan pada teman-temanku, bukan berarti aku ingin imbalan melainkan aku ingin dihormati seperti aku menghormati mereka, dan malam ini aku bertekad akan bersikap seperti biasa tersenyum dan menyapa walau nanti tak ada balasan dari mereka.
Kumohon kembalilah padaku teman, aku merindukan tawa dan tangis kalian sungguh.. Aku sangat merindukan kalian.


Related image

Lolos moderasi pada: 15 June 2016


Sudah dua hari ini aku, agnes dan juga julfa tidak pernah berkomunikasi dan itu membuatku sangat kesal apalagi mereka duduk di belakangaku dan selalu menjelek-jelekkan aku dan safa..Sedih rasanya ketika kebahagiaan ku bersama sahabatku direngut paksa oleh ego dari diri kita masing-masing, masalah ini bermula pada saat temanku menanyakan sesuatu, tetapi aku menjawabnya dengan kebohongan bukan karena aku seorang pembohong melainkan pada saat itu bulan april, yah.. Meskipun bukan tanggal satu april tapi boleh dong aku sekali-kali mengadakan april mop selain tanggal satu april.
Tetapi ternyata temanku malah marah denganku kini.. Aku hanya berteman dengan satu teman yaitu safa dan temanku yang aku bohongi itu adalah agnes dan julfa mereka orangnya sebenarnya humoris tetapi kalau sedang serius kadang pula mereka serius.
“Huhh.. Tukang bohong enaknya diapain yah jul” kata itulah yang terlontar dari mulut agnes yang pasti tertuju padaku dan itu sangat membuatku sedih.. Hingga tak terasa aku menitikan air mata dengan seiringnya perkataan agnes dan julfa di belakangaku.
“Nay.. Kamu kenapa? Kok nangis?” tanya safa padaku yang melihat diriku menangis.
Aku tidak menjawab dan aku hanya terdiam dalam tangisku.
Hari ketiga aku pun masih mendapatkan kata-kata pedas itu hingga pada malam hari aku menyatakan sesuatu di sosial mediaku.
“Assalamu’alaikum agnes? Agnes kamu marah yah sama aku? Kok gak ngomong-ngomong sama aku? Terus kalau emang kamu marah aku ngertiin kamu kok.. Tapi aku cuman bohong bohongan kok, gak serius aku cuman mau ngadain april mop ajah.. Yah, walaupun udah kelewat sih tapi intinya aku cuman mau minta maaf ajah sama kamu dan sama si julfa karena aku gak mau hubungan silaturrahmi kita terputus hanya karen keegoisan dari kita masing-masing dan aku ingin semoga esok hari kamu tersenyum dan menyapa aku layaknya seperti pada saat kita masih berteman dengan komunikasi yang baik” begitulah isi dari pernyataanku pada agnes di sosial media yang aku kirim ke kronologi agnes
Setelah beberapa menit masih belum ada balasan, jadi mending aku liat tv aja, tetapi bukannya terhibur aku malah nambah nangis karena acara televisi yang aku lihat sedih banget dan apalagi tentang persahabatan.. Dan akhirnya aku sudahi melihat acara televisi itu.
Lalu aku pun membuka sosial mediaku dan ternyata masih belum ada jawaban dari permintaan maafku aku pun mencoba untuk chat agnes yang berisi permohonan maaf tetapi tetap saja nihil.. Hasilnya sama saja tak dijawab.
Malam ini pun menjadi malam kelabu yang membuat aku semakin sedih aku benar-benar tulus dengan persahabatan kami, tetapi balasan yang mereka berikan padaku tak seimbang dengan apa yang aku lakukan pada teman-temanku, bukan berarti aku ingin imbalan melainkan aku ingin dihormati seperti aku menghormati mereka, dan malam ini aku bertekad akan bersikap seperti biasa tersenyum dan menyapa walau nanti tak ada balasan dari mereka.
Kumohon kembalilah padaku teman, aku merindukan tawa dan tangis kalian sungguh.. Aku sangat merindukan kalian.


0 Response to "Maafku Pada Sahabatku"

Post a Comment

loading...