Iklan

Brankas Berisi Rp250 Juta Raib, Ketua KPU Binjai Diminta Tanggungjawab



Ilustrasi
MEDAN - Puluhan orang dari Sapma IPK Kota Binjai melakukan aksi demonstrasi di kantor Wali Kota dan DPRD Binjai, Kota Binjai, Sumatera Utara, siang tadi.

Tuntutan utama massa meminta Wali Kota Binjai Idaham dan pimpinan DPRD untuk meminta pertanggungjawaban pada Ketua KPU Binjai Herry Dani atas hilangnya brankas KPU Kota Binjai yang berisi hologram dan uang tunai Rp250 juta, pada tahun 2015 saat masa pemilu wali kota.

Pimpinan aksi, S. Rujangga dalam orasinya mempertanyakan sejauh mana keseriusan DPRD Kota Binjai menyikapi pertanggungjawaban Herry Dani (HD) dalam memimpin KPU Binjai.

"Rakyat menunggu keadilan. Jangan biarkan HD memimpin KPU Binjai," teriaknya dari balik pengeras suara.

Selain meminta atensi dari Wali Kota Idaham dan DPRD, massa juga mendesak Herry Dani untuk legowo mundur dari kursi jabatan Ketua KPU Binjai. "HD, bertanggung jawab lah atas hilangnya uang rakyat. Warga Kota Binjai meragukan integritas HD selaku Ketua KPU Binjai," pungkasnya.

Menanggapi aspirasi massa, HM Yusuf SH MHum, menegaskan bahwa mereka menghargai apa yang menjadi tuntutan massa, mengingat kasus ini memang sudah lama tak terdengar bagaimana proses hukumnya.

"Coba tanya sama Kapolres (Binjai)? Kenapa hilang kasus itu?" ujar HM Yusuf mewakili para anggota DPRD yang hadir, yakni Ari Amjah Surbakti, Irfan Ahmadi, Saidi Susioni dan Agus Supriyanto.

Selepas pertemuan dengan DPRD, massa kemudian beranjak ke kantor Wali Kota Binjai untuk menemui Idaham guna meminta Wali Kota Binjai memecat Herry Dani. Massa juga sudah melaporkan tuntutannya ke Polres dan Kejari Binjai agar segera diproses.(ris)


Ilustrasi
MEDAN - Puluhan orang dari Sapma IPK Kota Binjai melakukan aksi demonstrasi di kantor Wali Kota dan DPRD Binjai, Kota Binjai, Sumatera Utara, siang tadi.

Tuntutan utama massa meminta Wali Kota Binjai Idaham dan pimpinan DPRD untuk meminta pertanggungjawaban pada Ketua KPU Binjai Herry Dani atas hilangnya brankas KPU Kota Binjai yang berisi hologram dan uang tunai Rp250 juta, pada tahun 2015 saat masa pemilu wali kota.

Pimpinan aksi, S. Rujangga dalam orasinya mempertanyakan sejauh mana keseriusan DPRD Kota Binjai menyikapi pertanggungjawaban Herry Dani (HD) dalam memimpin KPU Binjai.

"Rakyat menunggu keadilan. Jangan biarkan HD memimpin KPU Binjai," teriaknya dari balik pengeras suara.

Selain meminta atensi dari Wali Kota Idaham dan DPRD, massa juga mendesak Herry Dani untuk legowo mundur dari kursi jabatan Ketua KPU Binjai. "HD, bertanggung jawab lah atas hilangnya uang rakyat. Warga Kota Binjai meragukan integritas HD selaku Ketua KPU Binjai," pungkasnya.

Menanggapi aspirasi massa, HM Yusuf SH MHum, menegaskan bahwa mereka menghargai apa yang menjadi tuntutan massa, mengingat kasus ini memang sudah lama tak terdengar bagaimana proses hukumnya.

"Coba tanya sama Kapolres (Binjai)? Kenapa hilang kasus itu?" ujar HM Yusuf mewakili para anggota DPRD yang hadir, yakni Ari Amjah Surbakti, Irfan Ahmadi, Saidi Susioni dan Agus Supriyanto.

Selepas pertemuan dengan DPRD, massa kemudian beranjak ke kantor Wali Kota Binjai untuk menemui Idaham guna meminta Wali Kota Binjai memecat Herry Dani. Massa juga sudah melaporkan tuntutannya ke Polres dan Kejari Binjai agar segera diproses.(ris)

0 Response to " Brankas Berisi Rp250 Juta Raib, Ketua KPU Binjai Diminta Tanggungjawab"

Post a Comment

loading...