Iklan

M Taufik Prediksi Ahok Kalah di Pilgub Jakarta 2017

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik dan Abraham Lunggana, saat memberikan keterangan terkait APBD 2015, Di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 23 Maret 2015. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik memprediksi Gubernur Basuki Tjahaja Purnama tidak akan memenangkan perhelatan Pilkada serentak di DKI Jakarta 2017 mendatang.

Prediksi diberikan karena Taufik melihat belum ada wujud nyata pembangunan yang dilakukan Ahok hingga kini. Taufik berani menyampaikan prediksinya walaupun masih ada waktu sekitar dua tahun lagi hingga saat pemilihan dalam Pilkada serentak tiba nantinya. (Baca juga: Ahok Izinkan Warga Luar Jakarta Tinggal di Rusunawa Terpadu)

"Saya tidak yakin Ahok akan bertahan sampai 2017. Kalau pun sampai, saya tidak yakin dia akan menang (Pilkada 2017) karena serapan APBD saja rendah sampai saat ini. Kan, tidak ada yang dibangun Ahok," ujar Taufik di kantor DPRD DKI Jakarta, Jumat (26/6).



Terhambatnya pembangunan di Jakarta, menurut Taufik, terjadi karena seringnya ancaman dikeluarkan oleh Ahok kepada anak buahnya. Takut disalahkan dan terjerumus dalam praktik korupsi, kata Taufik, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di DKI Jakarta pun, dikatakan Taufik, akhirnya lebih memilih tidak 'bekerja' sampai saat ini.

"Jadi wajar saja kalau penyerapan APBD 2015 masih di bawah 20 persen, karena tidak ada yang mau kerja. Kemudian, belum kerja sudah diancam dipecat. Anda juga cek silahkan ke rakyat, saya tidak yakin Ahok akan menang. Coba lihat, di media sosial juga Ahok mulai turun popularitasnya," kata Taufik.

Ahok memang diketahui sering mengeluarkan ancaman akan memecat para SKPD DKI Jakarta yang tidak terlihat bekerja. Terakhir, bekas Bupati Belitung Timur itu memberikan sinyal kuat akan memecat Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta karena belum juga bisa menggelar lelang untuk proyek Electronic Road Pricing (ERP) di Jakarta sampai Juni ini.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik dan Abraham Lunggana, saat memberikan keterangan terkait APBD 2015, Di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 23 Maret 2015. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik memprediksi Gubernur Basuki Tjahaja Purnama tidak akan memenangkan perhelatan Pilkada serentak di DKI Jakarta 2017 mendatang.

Prediksi diberikan karena Taufik melihat belum ada wujud nyata pembangunan yang dilakukan Ahok hingga kini. Taufik berani menyampaikan prediksinya walaupun masih ada waktu sekitar dua tahun lagi hingga saat pemilihan dalam Pilkada serentak tiba nantinya. (Baca juga: Ahok Izinkan Warga Luar Jakarta Tinggal di Rusunawa Terpadu)

"Saya tidak yakin Ahok akan bertahan sampai 2017. Kalau pun sampai, saya tidak yakin dia akan menang (Pilkada 2017) karena serapan APBD saja rendah sampai saat ini. Kan, tidak ada yang dibangun Ahok," ujar Taufik di kantor DPRD DKI Jakarta, Jumat (26/6).



Terhambatnya pembangunan di Jakarta, menurut Taufik, terjadi karena seringnya ancaman dikeluarkan oleh Ahok kepada anak buahnya. Takut disalahkan dan terjerumus dalam praktik korupsi, kata Taufik, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di DKI Jakarta pun, dikatakan Taufik, akhirnya lebih memilih tidak 'bekerja' sampai saat ini.

"Jadi wajar saja kalau penyerapan APBD 2015 masih di bawah 20 persen, karena tidak ada yang mau kerja. Kemudian, belum kerja sudah diancam dipecat. Anda juga cek silahkan ke rakyat, saya tidak yakin Ahok akan menang. Coba lihat, di media sosial juga Ahok mulai turun popularitasnya," kata Taufik.

Ahok memang diketahui sering mengeluarkan ancaman akan memecat para SKPD DKI Jakarta yang tidak terlihat bekerja. Terakhir, bekas Bupati Belitung Timur itu memberikan sinyal kuat akan memecat Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta karena belum juga bisa menggelar lelang untuk proyek Electronic Road Pricing (ERP) di Jakarta sampai Juni ini.

0 Response to "M Taufik Prediksi Ahok Kalah di Pilgub Jakarta 2017"

Post a Comment

loading...